Injil Matius 24-25 Nubuat dari Sang Raja

Setelah Yesus mengecam pemimpin-pemimpin agama Yahudi, Dia berkata, “Lihatlah, rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi” (Mt. 23:38). Yesus bernubuat tentang kebinasaan Yerusalem. Oleh karena orang-orang Yahudi akan menolak dan membunuh Yesus, Anak Allah, maka Yerusalem akan dibinasakan sebagai hukuman atas mereka. Dalam fasal 24 dan 25, Yesus bernubuat terutama tentang kebinasaan Yerusalem, yang terjadi pada tahun 70 M. Tetapi Yesus juga menyinggung tentang kedatanganNya yang kedua pada saat dunia kiamat dan Dia akan menghakimi dunia menurut perbuatannya.

Herod's Temple

Nubuat Yesus (24:1-44)
Murid-murid Yesus melihat betapa besarnya dan indahnya Bait Allah dan menunjukkan itu kepada Yesus. Yesus memberitahukan mereka bahwa Bait Allah itu akan diruntuhkan.

Murid-muridNya kaget dan menanyakan tiga hal kepada Yesus, “Bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatanganMu dan tanda kesudahan dunia?” (24:3).

Yesus menjawab dalam nubuat. Penting sekali agar kita mengerti bahwa nubuat biasanya memakai bahasa kiasan. Matius 24:4-35 terutama tentang kebinasaan Yerusalem dan Bait Allah. Lihatlah 24:34, “Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi.” Maksudnya, semuanya itu akan terjadi dalam jangka waktu yang tidak begitu lama. Ada orang yang mendengar nubuat Yesus yang masih akan hidup pada saat nubuat itu digenapi. Yesus bernubuat ini pada tahun 30 M. dan kebinasaan Yerusalem terjadi pada tahun 70 M.

Ada banyak hal yang susah untuk dimengerti dalam nubuat ini, tetapi sebenarnya semua nubuat mempunyai ciri begitu. Kita harus ingat bahwa nubuat-nubuat memakai bahasa kiasan dan bukan semuanya yang diucapkan akan benar-benar terjadi demikian. Misalnya, kalau membaca Kisah 2:16-21, Petrus berkata bahwa apa yang terjadi pada hari Pentakosta adalah kegenapan dari nubuat Yoel. Kita memperhatikan beberapa hal: 1) Roh Allah tidak dicurahkan ke atas semua manusia (2:17) hanya di atas murid-murid Yesus yang hadir pada waktu itu. 2) Matahari tidak menjadi gelap dan bulan tidak menjadi darah. Itulah bahasa kiasan bahwa mujizat besar dan dahsyat yang akan terjadi. Itu digenapi waktu Roh Kudus turun ke atas rasul- rasul sehingga mereka bisa berbicara dalam bahasa-bahasa lain tentang injil Kristus kepada orang banyak yang hadir di situ.

Dalam nubuat Yesus dalam Matius ada hal-hal yang susah untuk dipahami. Kalau membaca karya tulisan Yosepus, seorang ahli sejarah Yahudi yang adalah saksi mata tentang kebinasaan Yerusalem pada tahun 70 M., maka apa yang ditulisnya tentang kebinasaan Yerusalem sangat cocok dengan nubuat Yesus dan memberi bukti bahwa apa yang Yesus nubuat sungguh-sungguh digenapi.

Marilah kita meringkaskan beberapa bagian ini yang sulit dimengerti.

Ayat 29 adalah kutipan dari Yesaya 13:10. Yesaya 13 adalah nubuat tentang kebinasaan Babel yang termasuk hal bahwa matahari akan menjadi gelap dan sebagainya. Ini bahasa kiasan bahwa kebinasaan itu akan hebat sekali dan sempurna seperti kelihatannya dunia semua hancur betul.

Bagaimanakah ayat 27 dan 30? Kedatangan Yesus ini sama dengan istilah “Hari Tuhan” dalam Perjanjian Lama yaitu pada waktu Allah atau Yesus akan datang dalam penghakiman untuk menghakimi dan menghukum bangsa-bangsa di dunia ini. Karena Israel menolak Yesus sebagai Raja, maka kota Yerusalem akan dibinasakan, dan itulah Yesus yang akan mengadakannya sebagai hukuman.

Dan bagaimanakah ayat 31? Orang-orang Kristen yang berada di Yerusalem pada saat ini melarikan diri ke pegunungan dan berkumpul dalam gua-gua di situ dan tidak mati dalam kebinasaan Yerusalem oleh karena mereka sudah tahu nubuat Yesus ini.

Walaupun nubuat ini pertama-tama tentang kebinasaan Yerusalem, juga bagian bisa dimengerti sebagai kedatangan Yesus yang kedua. Matius 24:36-44 juga tentang kebinasaan Yerusalem dan juga kedatangan Yesus yang kedua. Mereka tidak tahu hari apa Yerusalem akan dibinasakan, dan kita juga tidak tahu kapan Yesus akan kembali. Jadi kita harus selalu siap sedia untuk kedatangan Yesus, supaya apabila Dia datang, kita siap untuk bertemu dengan Dia.

Perumpamaan-Perumpamaan tentang Kesediaan (Mt. 24:45-25:46)
Yesus sekarang menceritakan beberapa perumpamaan untuk menunjuk bahwa kita harus selalu siap sedia dan hidup baik sesuai dengan kehendak Allah oleh karena kita tidak tahu kapan Yesus akan datang kembali.

Tentang Hamba yang Setia dan Hamba yang Jahat (Mt. 24:45-51)
Pelajaran dasar adalah kita tidak tahu kapan Yesus akan kembali, oleh karena itu kita harus siap sedia supaya kita pasti pergi ke sorga.

Tentang Gadis-Gadis yang Bijaksana dan Gadis-Gadis yang Bodoh (Mt. 25:1-13)
Pelajaran dasar adalah kita harus siap sedia karena kita tidak tahu hari atau jam Yesus akan kembali dan setiap orang masing-masing bertanggung jawab atas kesediaan dan keselamatannya sendiri.

Tentang Talenta (Mt. 25:14-30)
Pelajaran dasar adalah kita akan dihakimi oleh apa yang kita lakukan dengan apa yang telah kita terima dari Allah.

Tentang Penghakiman Terakhir (Mt. 25:31-46)
Pelajaran dasar adalah kita akan dihakimi oleh bagaimana kita bertingkah laku terhadap orang lain dan melayani mereka.

Photo Credit: http://www.ebibleteacher.com/taxonomy/term/238