Jadilah Seperti Barnabas

Injil Lukas

Dalam kitab Kisah Para Rasul kita membaca banyak mengenai Paulus dan Petrus, tetapi tidak begitu banyak mengenai Barnabas.  Namanya sebenarnya adalah Yusuf, tetapi rasul-rasul menyebutnya Barnabas yang berarti, “Anak Penghiburan” (Kis. 4:36).  Waktu jemaat baru di Yerusalem dalam kesulitan uang, Barnabas menjual tanahnya dan memberikan uangnya kepada rasul-rasul (Kis. 4:37).

Waktu murid-murid di Yerusalem menolak Paulus oleh karena semua yang telah mereka dengar mengenai masa lalunya, itulah Barnabas yang memberitahukan mereka mengenai bagaimana Paulus menjadi seorang Kristen dan bagaimana dia menaruhkan nyawanya untuk memberitakan Injil di Damsyik (Kis. 9:26-30).

Waktu orang-orang Kristen di Antiokhia memerlukan pertolongan dengan pelayanan, jemaat di Yerusalem mengutus Barnabas (Kis. 11:22).  Itulah Barnabas yang tidak takut untuk meminta Paulus untuk membantu dengan pelayanan pada saat orang-orang lain tidak mau bantuannya oleh karena dia dahulu menganiaya orang Kristen (Kis. 11:25,26).

Itulah Barnabas yang berjalan dengan Paulus dalam perjalanan misi yang pertama (Kis. 13:2).  Waktu mereka berbicara mengenai perjalanan misi yang kedua, Barnabas ingin membawa Yohanes Markus, tetapi Paulus tidak mau oleh karena Yohanes Markus meninggalkan mereka pada perjalanan yang pertama.  Jadi Paulus dan Silas mengambil satu jalan dan Barnabas dan Yohanes Markus mengambil jalan yang lain, tetapi Paulus dan Barnabas tetap bersahabat (Kis. 15:35-41).

Itulah Barnabas yang mendorong Yohanes Markus walaupun dia pernah gagal. Di kemudian hari, Paulus meminta Timotius untuk membawa Markus oleh karena “pelayanannya penting bagiku” (Kol. 4:11). Kemudian Yohanes Markus menulis Injil Markus.

Pelajaran ini diambil dari The Voice of Truth International [Suara Kebenaran Internasional] Vol. 30, dengan judul asli “Be a Barnabas,” halaman 97. Diterjemahkan oleh David Buskirk.