Orang Tua Yang Terhormat

Benar bahwa Allah telah memerintahkan anak-anak untuk “menghormati” orang tuanya. Tetapi tidak ada orang yang bisa mengajar anak-anakmu untuk menghormatimu! Itulah tanggung jawab dari orang tua! Tidak ada orang tua yang sempurna, tetapi orang tua bisa menjadi terhormat. Situasi yang ideal adalah orang tua terhormat dan menghormati anak-anak.

adult-and-child-holding-hands

Bagaimanakah bisa orang tua memperoleh hormat dari anak-anaknya? Biarkanlah saya menyarankan lima cara:

  1. Mengasihi anak-anakmu. Kasih memberi apa yang mereka perlu, bukan apa yang mereka inginkan. Berikanlah kasih sayangmu kepada mereka. Anak-anak memerlukan pelukan! Sentuhan yang lembut dari orang tua yang terkasih memberikankeyakinan dan rasa aman. Mengasihi mereka dengan mempercayai mereka, bermimpi, berharap, dan memuji mereka. Mengasihi mereka dengan mendengarkan mereka dan dengan mendoakan mereka.
  2. Mengangkat mereka. Meneguhkan mereka! “Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya” (Kolose 3:21). Sama seperti tanaman memerlukan dan harus mempunyai air, anak-anak memerlukan dorongan.
  3. Membatasi mereka. Orang memerlukan batas-batas yang teguh untuk membebaskan anak-anak. Jadi saudara membebaskan mereka dengan membatasi mereka. Eli gagal untuk melakukan hal ini dan dia dihukum keras untuk kelalaiannya (1 Samuel 3:13; lihat juga 1 Samuel 2:1-17,29-30). Anak-anak selalu akan mendorong untuk melihat apakah orang tuanya bergerak. Setiap anak memerlukan disiplin untuk mempunyai rasa aman. Tetapi selalu ingat bahwa batas- batas harus digarisi dengan kasih. Sayang karena masyarakat kita ditipu untuk berpikir bahwa tidak ada batas. Orang tua, jangan takut untuk berkata dengan tegas — “Ada beberapa program televisi tertentu yang tidak akan kaunonton; ada beberapa film-film tertentu yang tidak akan kaunonton; ada tempat-tempat tertentu yang tidak akan kaukunjungi; dan ada hal-hal tertentu yang tidak akan kaulakukan tanpa persetujuan saya!”
  4. Tertawa dengan mereka. Santai-santailah! Belajar untuk tertawa! Berbahagialah keluarga di mana sukacita dan ketawa didengar. Manusia adalah satu- satunya makhluk dalam ciptaan Allah yang bisa tertawa, menangis dan menjadi merah! Ketertawaan sama seperti cahaya matahari dalam rumah.
  5. Memimpin mereka. Janganhanya mengatakan kepada mereka apa yang benar, tunjukkannyalah kepada mereka! Tunjukkanlah kepada mereka apa maksudnya watak yang baik dengan mempertunjukkannya kepada mereka. Latihan mereka dengan melakukannya sebelumnya! Mempertunjukkan kepuasan, keberanian, kesopanan, keadilan, kejujuran, keramahan, penguasaan diri, kemurahan, kebersyukuran, dan penghematan. Dan yang paling penting, memimpin mereka kepada Tuhan.

Kesimpulannya adalah: menjadi orang tua terhormat dengan mempercayai, mentaati dan menghormati Allah di dalam kehidupanmu!

Pelajaran ini diambil dari majalah rohani The Voice of Truth International [Suara Kebenaran Internasional] Volume 21, dengan judul asli: “Honorable Parents.” Halaman 86-87. Diterjemahkan oleh David Buskirk.

Photo Credit: http://3.bp.blogspot.com/_fx_54l56v38/TJ08SnQzH0I/AAAAAAAAAIY/lLwZZS_epaI/s1600/adult-and-child-holding-hands.jpg