Pendahuluan Injil Lukas

Penulis

Penulis Injil Lukas adalah Lukas sendiri. Lukas juga menulis Kisah Para Rasul dan penerima Injil Lukas dan Kisah Para Rasul adalah Teofilus (Lk. 1:3; Kis. 1:1). Di dalam Kisah Para Rasul, kadang-kadang penulis memakai kata kami yang berarti bahwa penulis itu bersama-sama dengan Paulus (lihat Kis. 16:10-17; 20:5-15; 21:1-18; 27:1-28:16). Pada saat lain dia selalu memakai kata dia atau mereka berarti bahwa penulis tidak ada bersama-sama dengan Paulus. Kalau kita menyelidiki semua nas, itu sudah jelas bahwa itulah Lukas yang penulisnya. Nama Lukas disebut tiga kali di dalam Perjanjian Baru, yaitu Kolose 4:14; 2 Timotius 4:11; dan Filemon 1:24. Kolose 4:14, berkata bahwa Lukas adalah seorang tabib atau dokter.

Tahun Ditulis

Kemungkinan besar Injil Lukas ini ditulis sekitar tahun 59 atau 63. Lukas berkata bahwa dia menyelidiki segala sesuatu dengan seksama untuk menulis
Injil ini. Jadi dia seharusnya berada di tanah Israel untuk mengadakan penyelidikan itu. Kita tahu dari Kisah Para Rasul bahwa Lukas berada di Israel sekitar tahun-tahun begitu. Terus dia berlayar dengan Paulus ke Roma waktu Paulus naik banding kepada Kaisar (Kis. 27:1). Oleh karena Injil Lukas ditulis sebelum Kisah Para Rasul (Kis. 1:1), dan oleh karena Kisah Para Rasul ditulis sekitar tahun 63, maka Injil Lukas ini seharusnya ditulis sebelum tahun itu.

Penerima dan Tujuan

Lukas sendiri menujukan Injilnya kepada Teofilus. Siapakah Teofilus ini tidak kita ketahui. Dia adalah seorang Kristen dan kemungkinan besar seorang yang kaya yang mempunyai kedudukan karena Lukas menyebut dia “yang mulia.” Kemungkinan besar juga bahwa dialah yang menanggung ongkos penulisan Injil ini dengan Kisah Para Rasul. Walaupun Injil ini ditujukan kepada Teofilus, itulah bersifat umum dan sebenarnya ditujukan kepada semua orang Kristen supaya kita bisa tahu bahwa hal-hal yang telah diajarkan kepada kita tentang injil Yesus Kristus memang benar. Lukas menulis Injil ini untuk menunjukkan kepada kita bahwa Yesus Kristus adalah Juruselamat dunia.

Ciri-Ciri

Lukas menekankan beberapa hal yang tidak begitu ditekankan di dalam Injil-Injil lain. Di antaranya:

  1. Baik orang Yahudi maupun orang bukan Yahudi dalam rencana Allah;
  2. Menekankan doa;
  3. Menekankan perempuan;
  4. Menekankan orang miskin dan orang berdosa;
  5. Menekankan Roh Kudus;
  6. Menekankan keselamatan.

 Garis Besar

  1. Persediaan untuk Penyampaian Kabar Keselamatan (1:1-4:13).
  2. Sang Juruselamat Menunjuk Jalan Keselamatan (4:14-13:21).
  3. Peringatan dan Dorongan (13:22-19:27).
  4. Jalan Keselamatan Telah Dibuka (19:28-24:53).