Persembahan di dalam Perjanjian Lama

Persembahan di dalam Hukum Taurat

Nas: Imamat 27:1-27.

Penjelasan: Semua ukuran diperkirakan saja dalam gram dan liter. Satu syikal perak kurang lebih 11,5 gram. Semua nilai dalam perak harus diberikan kepada imam untuk kepentingan Kemah Suci (atau Bait Allah) dan ibadah di dalamnya (lihat 2 Raja-Raja 12:4, 5).

Kalau pemilik ingin menebus korbannya, harus menambah 20 persen dari nilai yang ditentukan imam. Misalnya rumah orang yang mau menazarkannya dinilai imam dengan 100 syikal perak, maka kalau pemiliknya ingin menebusnya, maka dia harus membayar 120 syikal perak dan rumahnya menjadi miliknya lagi. Kalau dia tidak mau menebusnya, maka rumah itu harus dijual kepada orang lain untuk 100 syikal perak.

Tahun Yobel jatuh pada setiap 50 tahun (lihat Imamat 25:8-17 untuk penjelasan mengenai tahun Yobel). Jadi misalnya jika ditaksir memerlukan dua homer benih jelai untuk menaburkan tanah yang mau dinazarkannya dan masih ada 20 tahun lagi sampai tahun Yobel berikut, maka nilai tanah dihitung sebagai berikut: 2 homer benih jelai dikalikan 50 syikal perak (Im. 27:16) sama dengan 100 syikal perak. 50 tahun Yobel dibagi 20 tahun sisa sama dengan 2,5. Jadi 100 dibagi 2,5 sama dengan 40 syikal perak yang harus dibayar.

Orang mengucapkan nazar biasanya karena Allah mengabulkan doanya, karena sukacita, semangat, pengucapan syukur, kerelaan hatinya, atau alasan-alasan lain.

Waktu Pendaftaran

Siapa: Semua orang laki-laki yang berumur dua puluh tahun ke atas pada waktu pendaftaran.

Korban: Setengah syikal perak (kurang lebih 6 gram).

Tujuan:

1. Untuk mengadakan pendamaian bagi nyawa orang.

2. Supaya tidak ada tulah yang timbul pada waktu pendaftaran.

3. Digunakan dalam ibadah Kemah Suci.

4. Menjadi peringatan di hadapan Tuhan untuk mengingat kepada orang Israel.

Nas: Keluaran 30:11-16.

Penjelasan: Rupanya dari Hukum Taurat bahwa korban ini dikumpulkan hanya satu kali saja pada waktu pendaftaran di dalam kitab Bilangan 1:2, 3, 45, 46 (lihat Kel. 38:25, 26) dan tidak bermaksud sebagai peraturan yang diteruskan setiap tahun. Namun demikian pada zaman Kristus korban ini sudah menjadi suatu pajak tahunan biasa yang harus dibayar semua orang Israel untuk kepentingan Bait Allah (lihat Matius 17:24).

Nazir

Siapa: Orang yang mengucapkan nazar orang nazir.

Korban:

1. Jikalau ada orang yang mati dekatnya dengan sangat tiba-tiba:

a. Dua ekor burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati satu untuk korban penghapus dosa dan satu untuk korban bakaran.

b. Seekor domba jantan berumur setahun untuk korban penebus salah.

c. Harus mulai lagi waktu kenazirannya.

2. Pada saat waktu kenazirannya sudah genap:

a. Seekor domba jantan berumur setahun yang tidak bercela untuk korban bakaran.

b. Seekor domba betina berumur setahun yang tidak bercela untuk korban penghapus dosa.

c. seekor domba jantan yang tidak bercela untuk korban keselamatan.

d. Sebakul roti yang tidak beragi, yakni roti bundar dari tepung yang terbaik, diolah dengan minyak.

e. Roti tipis yang tidak beragi diolesi dengan minyak, serta dengan korban sajian dan korban curahan.

Tujuan: Untuk mengkhususkan dirinya bagi Tuhan.

Nas: Bilangan 6:1-21.

Selain korban persembahan untuk hal-hal yang diuraikan di atas ada peraturanperaturan lain juga sebagai berikut:

Tahun Sabat

Siapa: Semua orang Israel.

Kapan: Setiap tahun yang ketujuh.

Korban:

1. Tidak ada korban persembahan tertentu, tetapi dilarang untuk menanam dan menuai ladang atau mengusahakan/menuai pohon-pohon buahbuahan.

2. Semua yang bertumbuh dari tanah adalah umum, baik untuk pemilik tanah tersebut maupun untuk orang miskin dan pendatang.

Tujuan: Supaya tanah bisa istirahat.

Nas: Imamat 25:1-7.

Tahun Yobel

Siapa: Semua orang Israel.

Kapan: Setiap tahun kelima puluh.

Korban:

1. Tidak ada korban persembahan tertentu, tetapi dilarang untuk menanam dan menuai ladang atau mengusahakan/menuai pohon-pohon buahbuahan.

2. Semua yang bertumbuh dari tanah adalah umum, baik untuk pemilik tanah tersebut maupun untuk orang miskin dan pendatang.

3. Semua hamba atau budak harus dibebaskan.

4. Semua tanah harus kembali kepada pemiliknya yang asli.

Tujuan: Tahun kebebasan; supaya tidak ada orang yang miskin terus.

Nas: Imamat 25:8-55.

(Bersambung)