Yesus Ditolak Sebagai Anak Allah, Markus 11-13

Yesus masuk ke dalam Yerusalem kali yang terakhir. Dia diterima sebagai Raja oleh masyarakat. Tetapi pemimpin-pemimpin agama Yahudi merasa terancam oleh Yesus. Mereka telah menolak Yesus sebagai Mesias dan sebagai Anak Allah. Mereka berusaha untuk menjerat Dia supaya Yesus bisa dihukum mati atau kalau tidak, agar pengaruh Yesus di atas masyarakat dihancurkan.

Yesus Disambut Sebagai Mesias ke dalam Yerusalem (11:1-11)

Yesus masuk Yerusalem sebagai raja, tetapi Dia masuk dengan mengendarai seekor keledai yang melambangkan damai, bukan seekor kuda yang melambangkan peperangan. Yesus masuk sebagai Mesias dan diterima demikian oleh orang banyak. Tetapi beberapa hari kemudian masyarakat akan menolak Dia dan menuntut agar Yesus ini disalibkan.

Yesus Mengutuk Pohon Ara dan Menyucikan Bait Allah (11:12-26)

Keesokan harinya, Yesus berangkat kembali ke Yerusalem. Dia lapar dan melihat pohon ara. Walaupun pohon itu sudah berdaun, belum berbuah. Yesus mengutuk pohon itu.

Terus Dia masuk Yerusalem dan menyucikan Bait Allah karena mereka menjadikannya sarang penyamun. Mereka menjualbelikan di Bait Allah di tempat doa bagi orang-orang bukan Yahudi. Dan mereka mencuri dari masyarakat oleh perdagangan yang tidak jujur.

Pemimpin-pemimpin agama Yahudi takut terhadap Yesus dan mencari jalan untuk membunuh Dia. Mereka merasa terancam oleh Yesus dan tidak percaya bahwa Yesus adalah Mesias atau Anak Allah.

Waktu mereka kembali keesokan harinya, murid-muridNya memperhatikan bahwa pohon ara itu sudah kering. Markus mengajarkan hal penghakiman. Sama seperti pohon ara yang berdaun seharusnya mempunyai buah, pemimpin-pemimpin agama Yahudi, yang berupa benar dan saleh, seharusnya berbuah banyak hal yang baik bagi Allah. Tetapi mereka penuh dengan dosa dan kejahatan dan tidak mau menerima Yesus. Mereka menolak Yesus dan ingin membinasakannya. Jadi mereka juga terkutuk seperti pohon ara itu dan mereka sendiri yang akan dibinasakan.

Pertanyaan Tentang Asal Kuasa Yesus (11:27-33)

Pemimpin agama Yahudi datang ke Yesus dan bertanya, “Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu?” Mereka yang mempunyai kuasa atas masyarakat Yahudi dan agama Yahudi dan mereka tidak mengizinkan Yesus menyucikan Bait Allah secara demikian. Malah pemimpin-pemimpin agama Yahudi yang mengizinkan perjualan itu. Bagaimanakah Yesus bisa melawan mereka? Mereka marah Yesus.

Memang Yesus dapat kuasaNya dan izin dari Allah. Itu cukup. Tetapi pemimpin agama Yahudi tidak mau mengakuinya. Mereka tidak percaya kepada Yohanes Pembaptis. Mereka juga tidak percaya kepada Yesus. Jadi nanti hukuman atas mereka berat sekali.

Perumpamaan Tentang Penggarap-Penggarap Kebun Anggur (12:1-12) 55

Pelajaran dasar adalah pemimpin-pemimpin agama Yahudi akan menolak dan membunuh Yesus sama seperti semua nabi-nabi dahulu dan mereka akan menerima hukuman yang berat karena kelakuan mereka.

Yesus dan Pemimpin Agama Yahudi Saling Menanyai (12:13-40)

Pemimpin agama Yahudi marah. Mereka merasa terancam oleh Yesus. Yesus harus dibunuh. Sekarang mereka berusaha lagi mencobai Yesus supaya mereka bisa menuduhNya.

Mereka mengajukan tiga pertanyaan. Yesus menjawab semuanya dengan baik. Yesus tahu maksud mereka dan Dia tidak jatuh ke dalam jerat mereka.

Kemudian Yesus mengajukan pertanyaan kepada mereka. Mereka tidak bisa menjawab dan sesudah itu mereka diam. Yesus lebih berhikmat dari pada kelicikan mereka. Pasti mereka sial sekali.

Persembahan Seorang Janda Miskin (12:41-44)

Allah lebih senang kalau kita memberikan dari kekurangan kita. Kita harus memberikan sesuai dengan kemampuan kita dan lebih dari itu. Kita harus percaya bahwa Allah akan memberkati kita karena kemurahan hati kita.

Nubuat Yesus Tentang Kebinasaan Yerusalem dan Akhir Zaman (13)

Murid-murid Yesus melihat kekokohan dan kemegahan Bait Allah dan menunjuk itu kepada Yesus. Yesus menjawab bahwa Bait Allah akan dibinasakan. Terus Yesus bernubuat tentang peristiwa itu dan memberitahukan kepada murid-muridNya tanda-tanda yang mendahului kebinasaan Yerusalem. Itu terjadi pada tahun 70 M.

Yesus juga memberitahukan tentang akhir zaman. Kita harus selalu siap sedia karena kita tidak tahu kapan Yesus akan datang kembali. Orang yang menolak Yesus dan orang yang tidak siap akan dibinasakan. Tetapi orang yang menerima Yesus dan orang yang membuat persiapan akan diselamatkan.

Ebook ad Large